<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Komentar di: SUNGGUH TAK MUDAH MENJADI AYAH</title>
	<link>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/</link>
	<description>Just another Amril Taufiq Gobel weblog</description>
	<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 12:16:09 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>Oleh: Jari Jari Ampuh</title>
		<link>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-27</link>
		<dc:creator>Jari Jari Ampuh</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 09:33:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-27</guid>
		<description>jadi kangen anak...
* cepet pulang ahhh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jadi kangen anak&#8230;<br />
* cepet pulang ahhh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: baratayudha</title>
		<link>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-26</link>
		<dc:creator>baratayudha</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 05:22:58 +0000</pubDate>
		<guid>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-26</guid>
		<description>Salam kenal.....sekedar sharing nih.

Sering kita memposisikan anak hanya sebagai mahluk kecil yg perlu perhatian dan kasih sayang kita, orang tua-nya. Hal ini kelihatan sekali ketika kita berbicara dengan mereka. Sadar atau tidak, itu kita lakukan. Manusiawi sekali. 

Menjadikan anak (kecil) lawan bicara yg setara ketika ngobrol dg mereka memang perlu kiat khusus, perlu effort, karena kita harus mampu menterjemahkan topik pembicaraan menjadi tutur kata yg mudah mereka pahami. 

Hasilnya menarik sekali. Pada awalnya sering muncul kesan 'tidak hormat' kepada orang tua ketika kita ngobrol. Tapi itulah komunikasi, paling tidak menurut kami. Sekarang, ketika anak makin dewasa, 26th &#38; 17th, komunikasi diantara kami asyik sekali. Mereka menganggap ayah &#38; ibu sebagai kawan mereka berbagi suka &#38; duka.

Mudah2an bermanfaat......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam kenal&#8230;..sekedar sharing nih.</p>
<p>Sering kita memposisikan anak hanya sebagai mahluk kecil yg perlu perhatian dan kasih sayang kita, orang tua-nya. Hal ini kelihatan sekali ketika kita berbicara dengan mereka. Sadar atau tidak, itu kita lakukan. Manusiawi sekali. </p>
<p>Menjadikan anak (kecil) lawan bicara yg setara ketika ngobrol dg mereka memang perlu kiat khusus, perlu effort, karena kita harus mampu menterjemahkan topik pembicaraan menjadi tutur kata yg mudah mereka pahami. </p>
<p>Hasilnya menarik sekali. Pada awalnya sering muncul kesan &#8216;tidak hormat&#8217; kepada orang tua ketika kita ngobrol. Tapi itulah komunikasi, paling tidak menurut kami. Sekarang, ketika anak makin dewasa, 26th &amp; 17th, komunikasi diantara kami asyik sekali. Mereka menganggap ayah &amp; ibu sebagai kawan mereka berbagi suka &amp; duka.</p>
<p>Mudah2an bermanfaat&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jalansutera</title>
		<link>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-25</link>
		<dc:creator>jalansutera</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 04:46:44 +0000</pubDate>
		<guid>http://atgnote.dagdigdug.com/2008/02/26/sungguh-tak-mudah-menjadi-ayah/#comment-25</guid>
		<description>wah, sharing yang berguna sekali buat saya. kebetulan si kecil juga baru berumur 1 bulan. saya akan mencoba sabar menghadapi dia. moga-2 saya bisa mendidik anak saya dengan baik.

jalansutera.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, sharing yang berguna sekali buat saya. kebetulan si kecil juga baru berumur 1 bulan. saya akan mencoba sabar menghadapi dia. moga-2 saya bisa mendidik anak saya dengan baik.</p>
<p>jalansutera.com</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

