Archive for Februari 19th, 2008

Feb 19 2008

JANGAN TIDUR BILA JADI KONDEKTUR

Published by amriltg under Kisah

19-02-08 0657MODA Transportasi dari Cikarang–sebagai salah satu kota satelit di bagian timur ibukota negeri ini–ke Jakarta sudah semakin beragam. Tidak hanya bus-bus berkapasitas besar (misalnya Bis Mayasari Bhakti dari kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru yang melayani trayek ke Blok M dan Kota serta Shuttle Bus dari Perumahan Lippo Cikarang ke Blok M), namun juga bis-bis sedang yang melayani rute jarak dekat seperti dari Cikarang ke Bekasi Timur (K-50), Bekasi Barat (K-45) dan Cawang-UKI (K-59).

Sejak kantor saya pindah ke daerah Lebak Bulus 5 bulan silam, saya lebih banyak menggunakan jasa transportasi bis berkapasitas sedang ke Bekasi Timur (K-50) dan dari sana saya melanjutkan dengan menggunakan bis besar jurusan Bekasi Timur-Lebak Bulus (Mayasari Bhakti No.132 atau Tunggal Daya) yang melewati tol Cikunir atau JORR (Jakarta Outer Ring Road). Lebih cepat ketimbang melewati Cawang atau Blok M yang macet cukup parah. Saya bisa berangkat lebih siang dari rumah karena waktu tempuh menjadi lebih pendek dan lebih cepat.

Continue Reading »

3 responses so far

Feb 19 2008

DENDANG NADA DERING YANG “MENENDANG”

Published by amriltg under Kisah

Rotation of kikitelp-1Era teknologi komunikasi di Indonesia beberapa waktu belakangan ini kian memanjakan para pengguna sekaligus pemerhatinya. Satu hal yang menjadi sorotan saya adalah maraknya nada dering dan juga nada dering tunggu yang kian enak didengar serta layak disimak. Lagu-lagu hits Indonesia terkini kerap saya dengar baik sebagai nada tunggu saat menelepon kawan yang memiliki fasilitas itu maupun juga sebagai nada dering.

Saya bahkan sering menemui orang yang secara norak mendemonstrasikan nada dering handphone yang dimilikinya diatas bis atau angkutan umum. Kemarin pagi misalnya. Saat saya sedang terkantuk-kantuk menuju terlelap diatas bis Mayasari Bakti 132 dari Bekasi Timur ke Lebak Bulus, mendadak handphone salah seorang penumpang disamping saya berdering–mungkin tepatnya : berdendang–dengan keras. Lagunya nggak tanggung-tanggung : “Munajat Cinta”-nya The Rock. Saya melirik sekilas ke sang pemegang handphone–seorang lelaki muda berusia sekitar 25-30 tahun– yang terlihat tetap santai dan sama sekali tidak ada niat untuk membalas panggilan telepon yang masuk.

Continue Reading »

One response so far