• Main Blog
  • Get a Blog
  • Random Blog
Catatan ATG

Just another Amril Taufiq Gobel weblog

  • Home
  • Karya dan Kiprah
  • My Other’s Blog
  • Tentang Saya

15

Mei

SELAMAT DATANG ASTAMEDIA BLOGGING SCHOOL MAKASSAR !

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Sebuah gebrakan baru datang dari Makassar.

AstaMedia Group, sebuah induk perusahaan dari beberapa perusahaan online dan offline yang bergerak di bidang internet marketing, blog advertising dan Search Engine Optimalization services akan mencanangkan Blogging School Pertama di Asia.

Grand Launching AstaMedia Blogging School pada hari Sabtu besok (16/05) bertempat di Krakatau Room, Hotel Horison Makassar. Event ini akan dirangkaikan dengan sejumlah acara seperti Talk Show Pendidikan dan Internet, serta Blogging dan Kampanye Internet Sehat. Selain itu, juga akan dilakukan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba blogging, lomba essay dan lomba mading antar SMU se-Kota Makassar.

“Grand launching ini merupakan sebuah momentum berarti bagi kami untuk lebih memperkenalkan AstaMedia Blogging School kepada seluruh lapisan masyarakat kota Makassar dan sekitarnya”, ujar Muhammad Ikbal,Manager Marketing AstaMedia Group seperti dikutip dari Press Release resminya.


continue reading "SELAMAT DATANG ASTAMEDIA BLOGGING SCHOOL MAKASSAR !"

Berbagi

no comment

12

Mei

JADI “PAPI SITTER” LAGI

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Hari Sabtu pagi (9/5) saya kembali melakoni peran sebagai Papi Sitter. Sebuah peran heboh dan pernah saya ceritakan disini (cerita tersebut memenangkan Lomba Gokil Dad). Hari itu, istri saya pamit untuk mengikuti arisan bersama ibu-ibu di gang dekat rumah saya. Alya yang ketika itu sedang libur dari sekolahnya, menolak untuk diajak ikut ibunya.


“Aku mau sama Papa aja deh, kan’ mau diajak jalan-jalan”, kata Alya sok imut sambil menggamit tangan saya yang langsung pura-pura melengos.


“Yeee…siapa yang mau jalan-jalan? Kita mau dirumah aja kok, nggak kemana-mana, iya kan’ Rizky” ledek saya sambil mengedip-ngedipkan mata ke si sulung Rizky, ngajak “berkoalisi” godain adiknya.


Tak disangka, Rizky justru malah bersikap sebaliknya.


“Nggak, kita mau jalan-jalan ke Plaza JB kok sama Papa, ya kan’ dek?” kata Rizky spontan sama melirik adiknya. Alya manggut-manggut kompak.


“Bener! Bener tuh!” ujarnya sambil mengacungkan dua jempol.


Istri saya tertawa pelan. Saya garuk-garuk kepala. Saya membayangkan kedua anak saya ini kelak saat dewasa bisa menjadi politisi handal yang piawai menggalang koalisi.


Akhirnya saya menyerah setelah didesak kedua buah hati saya itu.


Sebelum berangkat arisan, istri saya sempat berbisik.


“Jangan lupa ya, kalau ke Plaza JB, mampir di Carrefour beli susunya Rizky dan Alya juga Pembalut, udah mau habis nih,” katanya seperti menceritakan sebuah rahasia besar.


“Yaa..beli aja sendiri dong pembalutnya, say” kilah saya enggan.


“Kan’ bisa sekalian belanja dengan anak-anak, masa sih tega?” rajuk istri saya sambil mengerjap-ngerjapkan mata indahnya. Kalau sudah begini, hati langsung runtuh terkulai tak berdaya.


“Iya deh, tapi model dan merek apa aja kan’?”


“Yang pake sayap dong!”


“Hah? Sayap? Emangnya ada pembalut yang pake sayap?. Baru dengar deh kayaknya. Bisa terbang doong”, sahut saya dengan tatapan bego.


Istri saya terkikik geli. “Pokoknya lihat aja di rak pajangannya, pembalut yang ada sayap. Ih, Papa gemesin deh, masa gitu aja gak tau!” tukas istri saya sambil mencubit mesra di pinggang.


continue reading "JADI “PAPI SITTER” LAGI"

Berbagi

no comment

11

Mei

KETIKA PUISI-PUISI “BERPERANG”

Posted by amriltg  Published in puisi

Sebuah tantangan “menggairahkan” datang di kolom komentar posting saya di blog “Multiply”.

Tantangan itu datang dari Kalonica, salah satu blogger wanita dan komentator di blog saya yang menayangkan Puisi “Kita, Katamu”. dan mengajak “adu tanding” puisi setelah ia sendiri menayangkan puisi karyanya tepat dibawah Puisi yang saya tayangkan. “Temanya, kasih tak sampai”, kata Kalonica.

Saya makin kaget, ketika ternyata, ajakan itu bersambut. Biru Malam, salah satu blogger wanita juga begitu antusias mengajak saya “beradu puisi”. Ia juga memasang sebait puisinya yang memukau di blog saya itu sebagai “semacam” jawaban. Saya tak lantas cepat-cepat menyanggupi ajakan”perang” itu. Bagi saya, membuat puisi tidak sesederhana yang dibayangkan. Dibutuhkan sebuah suasana hati tersendiri untuk dapat menghasilkan karya terbaik. Tapi dibalik semua itu, saya melihat ini sebuah tantangan yang keren. Sebuah model interaksi antar blogger yang berbeda dan justru membuat inspirasi saya mendadak bergolak.

Tanpa menunggu lama-lama, sayapun membalas tantangan “perang” itu, masing-masing dengan membuat puisi balasan, untuk Kalonica dan Biru Malam.

Balasan Puisi untuk Kalonica yang saya beri judul “Mentari Merah Jambu di Matamu”:


Pelangi yang menjemputmu pulang
seperti gadis mungil berpita jingga
yang berlari kecil menggandeng tanganmu
dengan senyum riang
dan tak henti memandang mentari merah jambu
yang berpijar dari lembut matamu

Namun saat kau menganggap
setiap larik warnanya tak jua bisa menyentuh hatimu
sang gadis mungil sontak menjelma
menjadi barisan mendung hitam
yang menyamarkan pesona mata merah jambu itu
bahkan pada noktah terkecil sekalipun

Seperti dia, lelaki tepi danau
yang tekun menyulam angan menunggumu
bersama benang kangen bergulung-gulung,
kau masih tetap termangu diam
pada titik tertinggi puncak bianglala
dengan rindu menikam
sambil menyaksikan setangkai asa
yang kau titipkan pada hujan senjakala
luruh bersama bisu
juga pilu
pada mentari di merah jambu matamu

Adakah lelaki tepi danau
menangkap cahaya mata indah itu
walau hanya dari pantulan jernih air
lalu menangkap setiap desir asa yang jatuh bersamanya
dan menjadikannya
bingkai lukisan sulaman kangennya?


continue reading "KETIKA PUISI-PUISI “BERPERANG”"

Berbagi

no comment

9

Mei

PUISI : KITA, KATAMU..

Posted by amriltg  Published in puisi

Kita, Katamu

Bagai dua ilalang liar

yang tumbuh di hamparan rumput halus

dimana embun enggan beranjak

dari selusur daunnya

walau terik mentari hangat menyengat


Kita, Katamu

Adalah bau tanah basah seusai hujan pagi

yang meruap perlahan mendekati jendela terbuka

pada bilik sepasang pengantin baru

yang lantas menghirup wanginya bersama

sembari tersenyum simpul

mengingat syahdu malam pertama

dengan rasa bahagia memenuhi dada


Kita, Katamu

seperti dua angsa putih berenang riang

di danau tenang

dengan sayap berkepak-kepak riuh

yang membuat air beriak

dan ikan-ikan didalamnya,

mendelik cemburu

atau mungkin mendesah patah hati


continue reading "PUISI : KITA, KATAMU.."

Berbagi

no comment

7

Mei

MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

“Rela Memaafkan Adalah Jalan Terpendek Menuju Tuhan”
(Gerard G.Jampolsky dalam bukunya “Forgiveness, The Greatest Healer of All”)

Saya mengelus pipi dengan rasa geram luar biasa.

Bahkan oleh ayah sendiri sekalipun, saya tidak pernah merasakan ditampar seperti ini. Sakitnya terasa sampai ke tulang sum-sum. Harga diri saya seakan dicabik-cabik.Kemarahan berkecamuk dalam dada, namun saya tak kuasa melampiaskannya. Saya tak berdaya. Pasrah.

Saya ketika itu hanyalah satu diantara sekitar 200-an junior-junior lelaki mahasiswa baru berkepala plontos yang sedang menjalani OPSPEK Fakultas Teknik 20 tahun lalu yang memang terkenal keras gemblengannya. Memang bukan hanya saya kena tampar Senior yang galak itu tapi juga kawan-kawan saya yang lain. Tapi saya menandainya. Saya mengingat wajah dan namanya. Kelak, janji saya dalam hati, saya akan membalasnya, yang membuatnya lebih menderita dan menyesal telah melakukan kekejian seperti ini pada saya.

Begitulah, saya memendam dendam itu dalam-dalam. Berkobar menyala dalam hati, dari waktu ke waktu. Kian membara. Setiap kali berpapasan di kampus, saya selalu membuang muka. Bahkan melihat wajahnya pun saya sangat muak. Sampai dua tahun kemudian, saat itu tiba.

continue reading "MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH"

Berbagi

no comment

1

Mei

MERINDUKANMU, IBU..

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya ; ibunya yang telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun..” (QS Lukman 31:14)

Dalam perjalanan naik bis tadi pagi, batin saya mendadak disentak keharuan teramat dalam. Di hadapan saya, nampak seorang ibu muda berdiri sambil menggendong bayi di pelukan bersama seorang anak lelaki berusia sekitar 5 tahun ngamen didepan kami, para penumpang bis. Ibu itu menggunakan daster lusuh berwarna ungu sementara sang bayi dalam gendongannya tertidur pulas dibuai mimpi.

Dengan alat musik kincring-kincring yang terbuat dari tutup botol bekas yang dipakukan ke sebilah kayu, sang anak lelaki mengiringi sang ibu yang mendendangkan lagu “Masih Cinta”-nya Kotak. Suaranya terdengar pelan dan lirih. Seperti menyanyikan kepiluan dan kesedihan teramat sangat. Tanpa terasa mata saya menghangat, tiba-tiba saya merindukan ibu.

Masih melekat rasanya ingatan itu, sekitar 30 tahun silam, di sebuah malam yang hening, di Bone-Bone–desa yang berada sekitar 500 km dari Makassar dan masuk dalam wilayah Kabupaten Luwu.

Saya terbangun dan melihat dari balik pintu kamar, ibu saya masih disana. Didepan mesin jahit tua kami menyelesaikan pesanan pelanggan bersama lampu petromaks yang mulai redup. Disamping beliau, ayah tertidur menemani di kursi rotan usang kami. Segelas kopi terlihat separuh isinya diatas meja didekat ayah tidur. Ibu nampak letih, beberapa kali beliau mengerjap-ngerjapkan mata menahan kantuk. Pesanan Jahitan memang sedang banyak ketika itu karena kebetulan disaat yang sama ada banyak acara pernikahan di desa tempat kami bermukim.
Tiba-tiba, tanpa diduga ibu melihat ke arah saya yang mendadak panik lalu mencoba untuk bersembunyi kembali ke dalam kamar.

“Sini, nak. Kenapa bangun malam-malam?” tanya beliau dengan sorot mata cemas.

Dengan langkah enggan saya melangkah beringsut ke arah ibu, takut membangunkan ayah yang sedang lelap tertidur.

 

 

“Mimpi ya? Atau masih takut habis dimarahi Papamu tadi?” tanya ibu saya lembut yang lalu meraih saya ke pelukannya yang hangat. Betapa damai dan tenangnya hati saya.


continue reading "MERINDUKANMU, IBU.."

Berbagi

no comment

29

Apr

“JAM SESSION” WITH CIMART BAND

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Meski tak terlihat bulan, malam begitu cerah di Cikarang. Bintang terlihat mengintip malu-malu dilangit utara. Syukurlah, cuaca begitu bersahabat, saya membatin, karena malam ini saya, untuk pertama kalinya akan datang menghadiri latihan band Cimart di Studio Jimmy Manoppo yang dimiliki oleh Pak Ruwiyono yang berada di jalan Jaguar Perumahan Cikarang Baru.

Saya memacu motor yang setiap pagi saya titipkan di tempat penitipan motor di dekat gerbang masuk perumahan cikarang baru, menuju lokasi nge-jam bareng bersama Band Cimart itu. Desir angin malam yang sejuk menerpa wajah saat sepeda motor kesayangan itu saya pacu dengan tingkat kecepatan tertinggi. Kayaknya begini deh sensasinya Valentino Rossi memacu motornya di arena balap Moto GP. Saya ngebut melibas tiga mobil didepan dengan posisi bagaikan pembalap profesional : menunduk melawan arah angin dengan mata menatap waspada kedepan. Gas digeber kencang dan berada pada posisi tingkat transmisi kecepatan tertinggi. Motor saya melesat kencang dan angin mendesing di kedua sisi tubuh saya.

Sesampai di lokasi, saya disambut hangat oleh tuan rumah, Pak Ruwi dengan Pak Annas yang kebetulan pada saat yang sama juga mengkoordinir rapat Divisi Usaha dan Divisi Marketing Cimart bersebelahan dengan ruang studio. “Asyik rasanya, sambil rapat tentang progress usaha Cimart serta rencana-rencana kedepannya sembari mendengarkan musik sayup-sayup sampai dari Cimart band di ruang studio sebelah,” kata Pak Annas berseloroh. Kami tertawa, dan memang begitulah, usaha bersama Cimart yang kita telah gagas bersama dengan semangat kekeluargaan yang tinggi ternyata tidak hanya menghasilkan sinergi luar biasa dari orang-orang yang memiliki minat sama untuk berwirausaha tetapi juga ikut berkolaborasi bersama di dunia musik.


continue reading "“JAM SESSION” WITH CIMART BAND"

Berbagi

no comment

27

Apr

CIMART MULAI MENGGELIAT

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Tadi pagi saya dan si sulung Rizky membeli beras di toko Cimart, yang dikelola secara swadaya oleh sejumlah calon-calon wirausaha yang berada disekitar perumahan Cikarang Baru Kota Jababeka. Inisiatif pendirian usaha bersama Cimart berawal dari komunikasi dan interaksi yang intens antara anggota mailing list Cikarang Baru. Bentuk partisipasinya adalah berupa penyetoran saham senilai Rp 10.000/lembar dengan minimal pembelian 100 lembar saham dan maksimum 400 lembar. Dalam UB Cimart ini saya dipercayakan sebagai sekretaris dewan penasehat. Kisah soal ini sudah pernah saya tayangkan disini

Sejak toko yang berlokasi di Jalan Tarum Barat I Blok A4 No.108 Kota Jababeka Perumahan Cikarang Baru ini mulai dibuka awal pertengahan April lalu, memang masih belum banyak komoditas yang diperdagangkan. Baru satu jenis komoditas andalan yakni beras dengan dua jenis yang masing-masing berharga Rp 5500/kg dan Rp 5700/kg. Secara bertahap jualan Cimart akan dilengkapi. Saya dilayani oleh dua orang petugas Cimart yakni Yudi dan Hendra. Konon menurut Yudi per hari ini sudah terjual total 7 karung beras (satu karung berisi 50 kg) Cimart juga melayani pesan antar ke pembeli yang berada di sekitar Perumahan Cikarang Baru. Hanya dengan menelepon (021)91204105 maka tak lama kemudian, pesanan beras anda segera diantar

Konon kata Yudi, kemarin meraka baru saja mengantar 50 kg beras pesanan seorang pelanggan di perumahan Graha Asei dengan menggunakan motor. “Bisa kok pak, dinaikkan diatas sadel motor secara melintang,” ucap Yudi seperti menjawab keheranan saya.


continue reading "CIMART MULAI MENGGELIAT"

Berbagi

no comment

23

Apr

FROM CERPEN TO SINETRON : CINTA DALAM SEPOTONG KANGKUNG

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Pengantar:


Pada Hari Jum’at 24 April 2009 jam 09.00 pagi di Stasiun TV TPI, akan ditayangkan ulang sinetron “Cinta Dalam Sepiring Kangkung” yang diangkat dari Cerpen saya yang berjudul “Cinta Dalam Sepotong Kangkung” dimuat di Harian Pedoman Rakyat tahun 1991. Sinetron yang dibintangi oleh Nabila Syakieb, Indra Bruggman dan Hendra Cipta ini ditayangkan pertama kali di RCTI pada program Maha Kasih 2 tanggal 9 Desember 2006. Saya memang pernah menuliskan beberapa ide cerita sinetron religi bekerjasama dengan kawan saya penulis skenario Sinemart Yeri Hermanto dan Relitha M Hermanto. Bisa baca disini.


Sebelum nonton sinetronnya, mari kita baca cerpennya. Selamat menikmati.


——————-

MALAM tanpa bintang. Jengkerik berderik-derik, bercengkrama. Angin mati dan pepohonan tegak kaku. Saya menatap dalam-dalam tumis kangkung yang tak habis saya lahap. Potongan-potongan kangkung yang ornamental, tercelup dalam kolam kuah yang eksotik berwarna hijau segar, memberi nuansa tersendiri dalam alam fikiran saya. Kangkung itu punya wibawa magis yang membuat saya seakan terlontar pada pengalaman-pengalaman masa silam.Saya membantu upaya “pengumpulan” ingatan itu, dengan melirik istri saya, Mira, yang penuh cinta meneteki anak kami, Fatimah. Ia duduk membelakangi saya dan menikmati fitrah keibuannya, secara bersahaja. Dari mulutnya mengalun lagu Nina Bobok, merdu melenakan. Dengkur halus Fatimah terdengar syahdu. Saya tersenyum sembari melangkah pelan ke arah jendela.Mira tetap cantik, seperti dulu, saya membatin. Saya merasa beruntung memiliki istri seperti dia : anggun dan mempesona. Saya kemudian menyulut rokok dan menghirupnya penuh perasaan. Rimbun asapnya mengepul-ngepul. Maka kenanganpun berlari ke belakang, pada suatu sore 3 tahun yang silam.


continue reading "FROM CERPEN TO SINETRON : CINTA DALAM SEPOTONG KANGKUNG"

Berbagi

no comment

20

Apr

NARSIS (5) : TAKDIR CINTA

Posted by amriltg  Published in Uncategorized

Pengantar:

Narsis kali ini saya persembahkan untuk sahabat saya Daeng Toto yang sangat menyukai lagu yang didendangkan oleh Rossa, Takdir Cinta Daeng Toto bahkan memasang lagu ini sebagai theme song di blog MP-nya yang baru dibuat 2 minggu lalu itu. Daeng Toto sendiri adalah kawan seperjuangan saya satu angkatan ketika masih menjadi mahasiswa di Jurusan Teknik Mesin Unhas Makassar dan pernah menjadi rekan sekantor saya di sebuah pabrik di kawasan industri Pulogadung sekitar tahun 1995-1996.

So, this story dedicated for you, my friend!

Selamat menikmati ..

——————-

Perempuan Wangi Bunga itu mengerjapkan mata, ia lalu membaca kembali baris-baris kalimat pada emailnya yang sudah siap dikirim ditemani lantunan lagu “Takdir Cinta” yang dinyanyikan oleh Rossa. Hatinya mendadak bimbang. Juga pedih.

Daeng Bening Langit yang baik,

Kahlil Gibran pernah berkata, Keindahan adalah kehidupan itu sendiri. Keindahan adalah keabadian yang termangu dihadapan cermin. Dan kita, sejatinya adalah keabadian itu, kitalah cermin itu.

Pernahkah Daeng merasakan keindahan yang demikian sejuk dan memukau sampai Daeng rasanya ingin menangis? Merasakan keindahan seperti itu menggedor-gedor dinding kesadaran paling dalam.Membuat kita terbuai, melayang dan masuk kedalam aura dan kesyahduan yang dihadirkannya. Tak terasa airmata menetes ketika rasa itu merayap perlahan, membelai hati. Tak terlerai.

Mengenangmu, Daeng, adalah salah satu hal yang kerap membuatku tak kuasa menahan tangis. Menghayati segala keindahan yang pernah kita alami bersama tak urung membuat kesedihanku terbit. Dan sungguh, menyesap aliran cinta yang datang darimu, dari hadirmu, dari matamu, dari lembut katamu, dari candamu, dari tawamu, membuatku damai, bahagia dan berharga Kamulah keindahan sejati itu.

Menyusuri kembali jejak-jejak yang pernah kita torehkan bertahun-tahun silam acapkali membuat dadaku disesaki keharuan.

Masih ingat ketika suatu hari kita menikmati senja di Pantai Losari, Daeng?

“Pernahkah kamu berfikir untuk berusaha menepis takdir? “, tanyamu pelan. Kata-katamu mengapung diudara, lalu hilang bersama desir lembut angin laut.

“Apa maksud Daeng?” tanyaku penasaran

Kamu lalu menghela nafas panjang seperti mengangkat sebuah beban berat menghimpit dada.

“Sebuah takdir yang bisa jadi tak pernah kita harapkan, yang membuat kita tak bahagia, yang membuat kita mesti menerimanya meski sekuat apapun kita mencegahnya datang, yang mungkin membuat kita menyesal berkepanjangan dan ingin kembali mengulang masa lalu ketika takdir tersebut belum tiba, lalu membuka lembaran hidup baru sesuai ekspektasi kita. Apakah menurutmu akan ada cara untuk menghalaunya atau, setidaknya menghindar, menjauh sampai ia tak bisa menjangkau kita?” sahutmu seperti tidak mengabaikan pertanyaanku.
continue reading "NARSIS (5) : TAKDIR CINTA"

Berbagi

no comment
Next Page »

Iklan

Dapatkan Buku Ijo Anget-Anget coveriaa Buku Ijo Anget-Anget karya komunitas blogger Makassar AngingMammiri sudah bisa didapatkan diseluruh jaringan toko-toko buku di Indonesia atau dapat pula dibeli di toko buku online seperti di Kutukutubuku dan BukaBuku dengan harga khusus. Ayo, jangan lewatkan untuk membaca buku heboh dan gokil ini, hasil karya perdana komunitas blogger berbasis daerah di Indonesia, AngingMammiri

Tulisan Terakhir

  • SELAMAT DATANG ASTAMEDIA BLOGGING SCHOOL MAKASSAR !
  • JADI “PAPI SITTER” LAGI
  • KETIKA PUISI-PUISI “BERPERANG”
  • PUISI : KITA, KATAMU..
  • MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH

Iklan by Kumpul Blogger

Arsip

  • Mei 2009
  • April 2009
  • Maret 2009
  • Februari 2009
  • Januari 2009
  • Desember 2008
  • Nopember 2008
  • Oktober 2008
  • September 2008
  • Agustus 2008
  • Juli 2008
  • Juni 2008
  • Mei 2008
  • April 2008
  • Maret 2008
  • Februari 2008

Kata Mutiara Hari Ini

Quote of the Day
Never waste jealousy on a real man: it is the imaginary man that supplants us all in the long run.
George Bernard Shaw
(1856-1950)
Quote of the Day provided by The Free Library

Blogfam@World Book Day

BlogFam Community

Data Asal Pengunjung Situs

Sapaan Pengunjung


Hari Ini Dalam Sejarah

This Day in History
This Day in History provided by The Free Dictionary

Recent Post

  • SELAMAT DATANG ASTAMEDIA BLOGGING SCHOOL MAKASSAR !
  • JADI “PAPI SITTER” LAGI
  • KETIKA PUISI-PUISI “BERPERANG”
  • PUISI : KITA, KATAMU..
  • MAAFKANLAH, DAN HIDUP AKAN TERASA JAUH LEBIH INDAH
  • MERINDUKANMU, IBU..
  • “JAM SESSION” WITH CIMART BAND
  • CIMART MULAI MENGGELIAT
  • FROM CERPEN TO SINETRON : CINTA DALAM SEPOTONG KANGKUNG
  • NARSIS (5) : TAKDIR CINTA

Recent Comments

  • awal in RINDU LAGU LUGU DARI MASA KECIL DULU
  • sournaX in PUISI ULANG TAHUN YANG MENYENTUH
  • sournaX in PUISI ULANG TAHUN YANG MENYENTUH
  • Irwan Bajang in "GEBRAKAN" SASTRA DARI MAKASSAR
  • yunus in PUISI ULANG TAHUN YANG MENYENTUH
  • Rie Rie in MY NEW "BLOGGING WEAPON"
  • vicky in PUISI ULANG TAHUN YANG MENYENTUH
  • chokichim in MENIKMATI SOTO AYAM LESEHAN ALA TAMAN GOLF KOTA JA…
  • ivan in PUISI ULANG TAHUN YANG MENYENTUH
  • Garmin in BLOG AWARD ALA KOMUNITAS BLOGGER MAKASSAR, ANGING …
© 2007 Catatan ATG
Theme by Wired Studios, courtesy of Corvette Garage
Valid XHTML | Valid CSS 3.0
Powered by Wordpress
  • Main Blog
  • Get a Blog
  • Random Blog